BAB VI Perspektif Islam terhadap Sosiologi dan Antropologi Pendidikan A. Pendahuluan Pendidikan sebagai suatu sistem sosial tidak pernah berdiri sendiri — ia tumbuh dalam konteks kebudayaan, struktur sosial dan nilai-agama yang mempengaruhi bagaimana proses pembelajaran, kurikulum, interaksi guru-siswa dan internalisasi nilai berlangsung. Dari perspektif sosial-ilmiah, disiplin Sosiologi Pendidikan (educational sociology) dan Antropologi Pendidikan (educational anthropology) membuka cakrawala analisis bahwa pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan identitas, reproduksi budaya, dan transformasi sosial. Dalam kerangka ini, mempertimbangkan perspektif agama — khususnya Islam — menjadi penting karena Islam bukan saja sistem kepercayaan, tetapi juga kerangka nilai yang memandu kehidupan individu dan komunitas dalam konteks sosial-budaya. Kajian yang mengintegrasikan nilai-Islam dengan sosiologi dan antropologi pendidikan memungkinkan...
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pendekatan Sosiologi dan Antropologi Pendidikan Khairatinnisa’ Humaira Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai Email: nisakhairatin29@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dalam pendekatan sosiologi dan antropologi pendidikan ditinjau dari perspektif sosiologi-antropologi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis kritis terhadap literatur ilmiah, buku, dan hasil penelitian relevan. Novelty penelitian ini terletak pada upaya sintesis konseptual antara nilai-nilai Islam dengan kerangka sosiologi dan antropologi pendidikan secara integratif, bukan parsial. Riset gap yang ditemukan menunjukkan bahwa kajian sebelumnya masih memisahkan analisis sosial-budaya pendidikan dari nilai keislaman secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Islam seperti keadilan, ukhuwah, mus...
CHARACTER EDUCATIONAL STRATEGY IN ELEMENTARY SCHOOL "Pondok Pesantren Al-Amin Dumai" Pendidikan karakter merupakan sarana yang berperan penting dalam menciptakan manusia yang berkualitas dan berpotensi. Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilainilai karakter kepada warga/ sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran, atau kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Lingkungan sekolah dapat menjadi tempat pendidikan yang baik bagi pertumbuhan karakter siswa. Segala peristiwa yang terjadi di dalam sekolah semuanya dapat diintegrasikan melalui pendidikan karakter. Dengan demikian, pendidikan karakter merupakan sebuah usaha bersama dari seluruh warga sekolah untuk menciptakan sebuah kultur baru di sekolah, yaitu kultur pendidikan karakter. Secara langsung, lembaga pendidikan dapat menciptakan sebuah pendekatan pendidikan karakter melalui kurikulum, penegakan disiplin, manajemen kelas, maupun melalui program-program pendidikan yang d...
Komentar
Posting Komentar